Kemoterapi Kanker Payudara, Jenis dan Efek Sampingnya

Kemoterapi Kanker Payudara dan Efek Sampingnya - Payudarakusehat.com,- Kemoterapi merupakan metode pengobatan yang umumnya digunakan untuk mengobati kanker, termasuk kanker payudara. Metode pengobatan ini menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker yang telah menyebar ke beberapa organ tubuh yang berada di sekitar tempat tumbuhnya kanker. Obat-obatan yang digunakan saat kemoterapi sendiri cukup bervariasi, mulai dari yang berbentuk pil, cairan, suntikan hingga melalui infus intravena.

kemoterapi kanker payudara

Kemoterapi Kanker Payudara dan Jenis-Jenisnya

Ada beberapa jenis kemoterapi yang dapat digunakan untuk mengobati kanker payudara, yaitu :

  • Kemoterapi Kanker Payudara Ajuvan

Kemoterapi ajuvan merupakan kemoterapi yang diberikan pasca operasi pembedahan. Kemoterapi ini digunakan untuk kanker payudara yang masih belum menyebar ke organ lain. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko munculnya kembali kanker payudara pada tubuh penderita.

  • Kemoterapi Kanker Payudara Neoadjuvan

Kemoterapi neoadjuvan adalah kemoterapi yang akan diberikan sebelum operasi. Dengan kemoterapi ini, ukuran kanker dapat dikurangi sehingga menjadi lebih kecil. Dengan begitu, proses operasi pengangkatan kanker akan lebih mudah untuk dilakukan.

Selain itu, dengan kemoterapi neoadjuvan, dokter juga dapat mengetahui respon kanker terhadap kemoterapi yang diberikan. Jika kanker tidak menyusut, maka dokter akan menggunakan obat yang berbeda.

Selain kedua kemoterapi di atas, terdapat pula kemoterapi yang digunakan kanker payudara yang telah memasuki stadium lanjut. Umumnya kemoterapi ini pun akan dilakukan pada para wanita yang menderita kanker dengan kondisi sel kanker yang telah menyebar hingga keluar payudara dan di sekitar ketiak.

Kebanyakan kasus kanker payudara diobati dengan menggunakan pengobatan kemoterapi dengan cara memberikan lebih dari 1 jenis obat. Kemoterapi pun diberikan dalam siklus atau putaran yang diikuti dengan masa jeda atau istirahat.

Umumnya pengobatan kemoterapi tersebut berlangsung selama 2 hingga 3 minggu sesuai dengan kombinasi obat kanker yang digunakan. Proses pengobatan ini pun bisa berlangsung selama 3 hingga 6 bulan. Sementara itu untuk kanker payudara stadium lanjut, pengobatan kemoterapi bisa berlangsung lebih lama.

Efek Samping Kemoterapi Kanker Payudara

Obat-obatan kemoterapi kanker payudara tidak hanya dapat membunuh sel kanker, tetapi juga dapat merusak sel-sel normal. Kondisi ini membuat pasien merasakan efek samping tertentu yang sangat menganggu. Efek samping yang dirasakan oleh pasien ini cukup bervariasi dan tergantung dari obat yang digunakan, jumlah obat yang diberikan serta seberapa lama pengobatan tersebut berlangsung.

Umumya para penderita kanker payudara yang melakukan kemoterapi sendiri akan merasakan efek samping jangka pendek, seperti :

  • Sariawan
  • Mual dan muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Rambut rontok
  • Muntah terserang infeksi
  • Mengalami perubahan dalam siklus haid
  • Mudah lelah
  • Mudah mengalami pendarahan

Hampir semua efek samping tersebut akan hilang ketika pengobatan kemoterapi kanker payudara yang dilakukan pasien selesai. Jumlah darah pun akan kembali normal dan rambut yang mengalami kerontokan akan tumbuh kembali. Selain itu, tumbuh pasien akan kembali normal dan tidak mudah lelah.