Gejala Mastitis, Faktor Resiko, Penyebab dan Pengobatannya

Gejala Mastitis Penyebab dan Pengobatannya - Payudarakusehat.com,- Mastitis merupakan peradangan yang terjadi pada jaringan payudara. Penyakit ini biasanya menyerang ibu yang sedang dalam masa menyusui. Tentu saja, mastitis pun sangat mengganggu proses pemberian nustrisi pada bayi. Saat seorang ibu terserang mastisis, payudaranya akan terasa nyeri sehingga aktivitas menyusui bayi pun akan terasa tidak nyaman.

gejala mastitis

Gejala Mastitis Yang Harus Diwaspadai

Sama seperti penyakit lain, mastitis juga akan menimbulkan gejala-gejala tertentu yang akan dirasakan oleh para penderitanya, seperti :

  • Timbul memar kemerahan di salah satu payudara
  • Payudara yang terserang mastitis akan terasa gatal
  • Terasa perih ketika menyusui
  • Puting mengeluarkan nanah
  • Payudara mengalami pembengkakan sehingga ukurannya tampak lebih besar
  • Muncul benjolan pada payudara yang terasa sakit
  • Pembesaran terjadi pada kelenjar getah bening yang tedapat di ketiak
  • Sering merasa lelah

Sebelum mengalami gejala mastitis di atas, para penderita umumnya akan mengalami gejala lain yang menyerupai flu.

Penyebab Mastitis

Pembengkakan payudara atau mastitis bisa terjadi karena beberapa hal, seperti :

  • Bakteri

Staphylococci atau streptococci merupakan bakteri penyebab timbulnya mastitis. Bakteri-bakteri tersebut masuk ke jaringan payudara melalui luka di puting. Selain itu, staphylococci atau streptococci juga bisa masuk melalui saluran air susu dan menginfeksi jaringan payudara.

  • Tersumbatnya saluran susu

Selain bakteri, saluran susu yang tersumbat juga bisa menyebabkan mastitis. Umumnya hal ini terjadi ketika ASI yang tersisa mengendap pada saluran susu.

Faktor Resiko Mastitis

Ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko ibu menyusui terserang penyakit ini, yaitu :

  • Menggunakan bra yang terlalu ketat
  • Kelelahan
  • Luka di bagian puting payudara
  • Menyusui dengan satu payudara saja
  • Pernah terserang mastitis

Pengobatan Mastitis

Mastitis memang bisa membuat payudara terasa sakit, terutama ketika menyusui bayi. Namun, ada baiknya Anda tidak berhenti memberikan ASI pada bayi Anda melalui payudara yang terserang mastisis. Selain itu, lakukan langkah-langkah berikut :

  • Susui bayi sesering mungkin
  • Susui bayi pada posisi yang nyaman
  • Pompa ASI Anda jika bayi tidak menyusui dalam jumlah yang cukup banyak
  • Jangan menggunakan bra yang ketat
  • Saat menyusui, Anda dapat memijat payudara Anda untuk memperlancar keluarnya ASI.
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh
  • Istirahat yang cukup

Jika Anda telah melakukan beberapa hal di atas, biasanya gejala mastitis seperti rasa nyeri dan pembengkakan pada payudara akan berkurang. Namun jika gejala-gejala tersebut masih tetap terasa dan tidak membaik, maka Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Nantinya, dokter akan memberikan Anda antibiotik yang mampu membunuh bakteri penyebab mastitis. Selain itu, dokter juga kemungkinan akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat pereda rasa nyeri. Obat tersebut sangat berguna untuk mengurangi rasa nyeri pada payudara yang diakibatkan oleh mastisis, terutama ketika Anda sedang menyusui buah hati Anda.